Selamat atas keberhasilan Senggigi merayakan Hari Kemerdeakaan 2016!...
Website Desa Aikmel Utara Didorong Semakin Inklusif melalui Pelatihan Aksesibilitas Situs Web dan Layanan Informasi Desa
Mataram, 16 Oktober 2026 — Pemerintah Desa Aikmel Utara, Kabupaten Lombok Timur, melalui perwakilan operator website desa mengikuti Pelatihan Aksesibilitas Situs Web dan Layanan Informasi Desa yang diselenggarakan oleh Southeast Asia Freedom of Expression Network (SAFEnet) di Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat, pada Kamis–Jumat, 15–16 Oktober 2026.
Kegiatan yang diikuti oleh 20 peserta dari sejumlah desa di Provinsi Nusa Tenggara Barat tersebut merupakan bagian dari Digital Accessibility Program (DAP) yang dijalankan SAFEnet dengan dukungan UK Embassy. Program ini diarahkan untuk meningkatkan pengetahuan dan kapasitas pengelola sistem informasi serta aparat desa dalam menyediakan layanan informasi yang lebih inklusif dan aksesibel, termasuk bagi penyandang disabilitas.
Dalam kegiatan tersebut, perwakilan Desa Aikmel Utara mendapatkan pembekalan mengenai hak digital, inklusivitas, aksesibilitas website, serta standar Web Content Accessibility Guidelines (WCAG). Peserta juga diperkenalkan dengan prinsip pembuatan konten digital yang lebih mudah diakses oleh masyarakat dengan beragam kebutuhan.
Materi pelatihan mencakup pengenalan jenis dan model disabilitas, etika berinteraksi dengan penyandang disabilitas, cara penyandang disabilitas mengakses informasi digital, serta teknologi yang dapat membantu dalam mengakses layanan informasi digital.
Selain itu, peserta mempelajari bagaimana membuat konten yang lebih aksesibel, antara lain melalui penggunaan bahasa yang mudah dipahami, alternative text (alt text) pada gambar, serta pemilihan kontras warna yang sesuai. Materi tersebut menjadi bagian penting dalam pengelolaan informasi desa karena website dan media sosial desa menjadi salah satu sarana masyarakat untuk memperoleh informasi publik.
Pelatihan juga dilengkapi dengan pengenalan sejumlah alat bantu untuk melakukan pengecekan aksesibilitas situs web, di antaranya WAVE dan Contrast Checker. Pada sesi praktik, peserta secara langsung melakukan pengecekan terhadap aksesibilitas website desa menggunakan alat bantu tersebut, kemudian mendiskusikan temuan yang diperoleh selama proses pemeriksaan.
Bagi Desa Aikmel Utara, kegiatan ini menjadi kesempatan untuk melihat kembali sejauh mana website desa dapat memberikan akses informasi yang mudah digunakan oleh seluruh masyarakat. Pengetahuan yang diperoleh diharapkan dapat diterapkan dalam pengelolaan konten website maupun media sosial desa, sehingga informasi publik dapat disajikan secara lebih inklusif.
Perbaikan terhadap website Desa Aikmel Utara selanjutnya akan dilakukan secara bertahap sesuai dengan kemampuan dan kewenangan desa. Hal tersebut juga mempertimbangkan bahwa sebagian aspek teknis pengembangan website berkaitan dengan developer atau pengembang pihak ketiga.
Melalui pelatihan ini, Desa Aikmel Utara berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas penyampaian informasi publik dengan memperhatikan prinsip aksesibilitas dan inklusivitas, sehingga layanan informasi desa tidak hanya tersedia secara digital, tetapi juga semakin mudah diakses oleh masyarakat dengan berbagai kondisi dan kebutuhan.
Pelatihan ini merupakan bagian dari rangkaian program SAFEnet yang dilaksanakan di tiga provinsi, yaitu Bali, Nusa Tenggara Barat, dan Gorontalo, dengan sasaran pengelola website desa dan aparat desa.
Sumber Poto : Dokumentasi dan Property SAFENET
Produk warga Desa Aikmel Utara yang dipilih acak sesuai ruang layar.





























